LIVE IDX
AADI Rp 8.275 +9.24% BULLISH πŸš€ AALI Rp 6.100 -4.31% BEARISH πŸ”» ABBA Rp 36 +12.50% BULLISH πŸš€ ABDA Rp 3.010 -3.53% BEARISH πŸ”» ABMM Rp 2.460 +9.82% BULLISH πŸš€ ACES Rp 366 +10.91% BULLISH πŸš€ ACRO Rp 64 +18.52% BULLISH πŸš€ ACST Rp 73 0.00% FLAT βž– ADCP Rp 50 0.00% FLAT βž– ADES Rp 22.075 +3.64% BULLISH πŸš€ ADHI Rp 167 +15.97% BULLISH πŸš€ ADMF Rp 8.200 +2.50% BULLISH πŸš€ ADMG Rp 200 -1.96% BEARISH πŸ”» ADMR Rp 1.660 +18.57% BULLISH πŸš€ ADRO Rp 2.320 +3.57% BULLISH πŸš€ AEGS Rp 42 +2.44% BULLISH πŸš€ AGAR Rp 218 +5.83% BULLISH πŸš€ AGII Rp 2.730 +5.00% BULLISH πŸš€ AGRO Rp 157 +10.56% BULLISH πŸš€ AGRS Rp 63 +6.78% BULLISH πŸš€ AHAP Rp 89 +30.88% BULLISH πŸš€ AIMS Rp 410 +19.88% BULLISH πŸš€ AISA Rp 105 +11.70% BULLISH πŸš€ AKKU Rp 38 0.00% FLAT βž– AKPI Rp 486 +4.29% BULLISH πŸš€ AKRA Rp 1.225 +0.41% BULLISH πŸš€ AKSI Rp 197 +5.91% BULLISH πŸš€ ALDO Rp 705 +2.92% BULLISH πŸš€ ALII Rp 820 +10.07% BULLISH πŸš€ ALKA Rp 570 -6.56% BEARISH πŸ”» ALMI Rp 74 0.00% FLAT βž– ALTO Rp 18 0.00% FLAT βž– AMAG Rp 392 +2.62% BULLISH πŸš€ AMAN Rp 250 +10.62% BULLISH πŸš€ AMAR Rp 199 +5.85% BULLISH πŸš€ AADI Rp 8.275 +9.24% BULLISH πŸš€ AALI Rp 6.100 -4.31% BEARISH πŸ”» ABBA Rp 36 +12.50% BULLISH πŸš€ ABDA Rp 3.010 -3.53% BEARISH πŸ”» ABMM Rp 2.460 +9.82% BULLISH πŸš€ ACES Rp 366 +10.91% BULLISH πŸš€ ACRO Rp 64 +18.52% BULLISH πŸš€ ACST Rp 73 0.00% FLAT βž– ADCP Rp 50 0.00% FLAT βž– ADES Rp 22.075 +3.64% BULLISH πŸš€ ADHI Rp 167 +15.97% BULLISH πŸš€ ADMF Rp 8.200 +2.50% BULLISH πŸš€ ADMG Rp 200 -1.96% BEARISH πŸ”» ADMR Rp 1.660 +18.57% BULLISH πŸš€ ADRO Rp 2.320 +3.57% BULLISH πŸš€ AEGS Rp 42 +2.44% BULLISH πŸš€ AGAR Rp 218 +5.83% BULLISH πŸš€ AGII Rp 2.730 +5.00% BULLISH πŸš€ AGRO Rp 157 +10.56% BULLISH πŸš€ AGRS Rp 63 +6.78% BULLISH πŸš€ AHAP Rp 89 +30.88% BULLISH πŸš€ AIMS Rp 410 +19.88% BULLISH πŸš€ AISA Rp 105 +11.70% BULLISH πŸš€ AKKU Rp 38 0.00% FLAT βž– AKPI Rp 486 +4.29% BULLISH πŸš€ AKRA Rp 1.225 +0.41% BULLISH πŸš€ AKSI Rp 197 +5.91% BULLISH πŸš€ ALDO Rp 705 +2.92% BULLISH πŸš€ ALII Rp 820 +10.07% BULLISH πŸš€ ALKA Rp 570 -6.56% BEARISH πŸ”» ALMI Rp 74 0.00% FLAT βž– ALTO Rp 18 0.00% FLAT βž– AMAG Rp 392 +2.62% BULLISH πŸš€ AMAN Rp 250 +10.62% BULLISH πŸš€ AMAR Rp 199 +5.85% BULLISH πŸš€
Prediksi Saham

Analisa Saham GRIA Terbaru: Fundamental, Teknikal & Prediksi Aitrade.id (10 Jun 2026)

10 Juni 2026 Oleh aitraderedaksi 09:08 WIB

Ringkasan Eksekutif & Prediksi AI GRIA

Saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) saat ini berada dalam fase DISTRIBUTION menurut model Machine Learning Aitrade.id. AI Win Probability tercatat di angka 64.5%, yang mengindikasikan potensi kenaikan jangka pendek masih cukup tinggi. Namun, fase distribusi seringkali menjadi jebakan bagi investor ritel karena menandakan bahwa akumulasi besar telah berlangsung dan harga mulai bergerak menuju puncak. Data historis 30 hari menunjukkan win rate hanya 33.3%, artinya saham ini lebih sering ditutup merah daripada hijau. Kombinasi ini memberikan sinyal waspada, apalagi ditambah kondisi pasar IHSG yang sedang crash dengan risk regime BEARISH KUAT. Rekomendasi strategi AI kami adalah AVOID (hindari) untuk saat ini, dengan area entry Rp 0 dan target profit Rp 0. Investor yang sudah holding disarankan untuk mempertimbangkan take profit parsial karena harga sudah naik +43% dalam sebulan, dari Rp 100 ke Rp 143.

Meskipun ada indikasi akumulasi bandar yang kuat (net broker 20D Rp 14,61 miliar) dan sentimen pasar mengenai pembagian dividen, kondisi makro yang sangat berat serta fase teknikal yang sudah jenuh beli membuat risiko kerugian lebih besar daripada potensi keuntungan. Tim riset kami menilai bahwa kenaikan dramatis dalam 30 hari terakhir kemungkinan besar didorong oleh euforia jangka pendek, bukan fundamental bisnis yang solid. Oleh karena itu, pendekatan yang disiplin dan sangat selektif diperlukan jika tetap ingin terlibat, namun secara kuantitatif lebih baik menunggu koreksi signifikan terlebih dahulu.

AITrade Stock Info

GRIA

Hasil scan mendeteksi GRIA berada dalam fase BEARISH πŸ”» (-17.42%) berdasarkan sumber yahoo_finance.

Ticker GRIA
Harga Rp 109
Perubahan -17.42%
Trend BEARISH πŸ”»
Validasi Valid
Update 15 Jun 2026 | 21:02:19 WIB
Sumber yahoo_finance

Profil Singkat: Saham GRIA Bergerak di Bidang Apa?

PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor Real Estate dengan sub-industri Real Estate Development. Didirikan pada tahun 2013 sebagai perusahaan konstruksi, GRIA kemudian bertransformasi menjadi pengembang properti pada tahun 2022 setelah merger dengan PT Esma Sukses Makmur dan PT Balikpapan Skyink Property. Portofolio proyek mereka mencakup pengembangan kawasan perumahan di Jawa Barat, Banten, dan Kalimantan Timur, antara lain Bukit Esma Cicalengka 2, Apartemen Epicentrum Sepatan Tangerang, dan Mahakam Grande City Samarinda. Alamat kantor pusat berada di Ruko Pondok Cabe Mutiara, Jl. Pondok Cabe Raya No. 27, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Pemegang saham pengendali utama adalah Khufran Hakim Noor dan Arvan Rivaldy R Siregar, dengan kepemilikan publik masing-masing di bawah 5%. Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 8 Mei 2013, kemudian kembali dicatatkan pada 8 Agustus 2023 setelah perubahan bisnis.

Harga Wajar Saham GRIA Berdasarkan Valuasi

Berdasarkan analisis fundamental quantitative model Aitrade.id, Harga Wajar (Fair Value) Saham GRIA adalah Rp 122. Harga penutupan saat ini di Rp 143 menunjukkan bahwa saham diperdagangkan dalam posisi Premium 14,9% terhadap nilai wajarnya. Artinya, secara valuasi GRIA sudah tergolong mahal (overvalued) jika dibandingkan dengan estimasi harga yang mencerminkan kinerja keuangan dan prospek bisnisnya. Diskon dari harga tertinggi sepanjang masa (ATH) sekitar -38,4% memberikan gambaran bahwa harga saat ini masih lebih rendah dari puncaknya, namun premium terhadap fair value mengindikasikan bahwa potensi koreksi ke bawah cukup terbuka. Perusahaan tidak memiliki riwayat obligasi yang tercatat, sehingga tidak ada beban utang obligasi yang menekan kas perusahaan. Fundamental GRIA berada di level moderat, cocok untuk swing trade jangka pendek namun tetap perlu diwaspadai karena jarak premium yang cukup lebar.

Prospek Saham GRIA 2026: Apakah Bagus?

Menjawab pertanyaan “apakah bagus”, prospek GRIA pada tahun 2026 perlu dilihat dari dua sisi. Dari sisi AI Win Rate yang mencapai 64,5%, ada sinyal positif bahwa pergerakan harga jangka pendek masih didukung oleh momentum akumulasi. Namun, fase pasar yang terdeteksi adalah DISTRIBUTION, artinya puncak siklus sudah dekat. Tren laba bersih tidak menunjukkan anomali signifikan (data stagnan), artinya fundamental belum memberikan katalis kuat dari sisi pendapatan. Sektor properti secara umum masih dipengaruhi oleh suku bunga acuan dan daya beli masyarakat. Dengan kondisi makro IHSG yang crash dan risk regime bearish kuat, prospek jangka pendek GRIA menjadi sangat berisiko. Sentimen positif datang dari wacana pembagian dividen yang hangat diperbincangkan, namun belum ada kepastian formal hingga RUPS pada 18 Juni 2026. Oleh karena itu, prospek jangka pendek GRIA dinilai kurang bagus untuk entry baru, tetapi masih bisa menjadi kandidat hold bagi investor yang sudah masuk di level rendah. Untuk jangka panjang, perlu pemantauan lebih lanjut terhadap realisasi dividen dan perkembangan proyek properti di Kalimantan Timur.

Analisis Teknikal GRIA Juni 2026 & Posisi ATH

Pada Juni 2026, harga GRIA ditutup di level Rp 143, mencatat kenaikan spektakuler sebesar +43,0% dalam sebulan terakhir (dari Rp 100 ke Rp 143). Volume perdagangan meledak di tengah rally, yang merupakan ciri khas fase mark-up bandar. Rata-rata harga 20 hari berada di Rp 126, dan rata-rata harga bandar 5 hari mencapai Rp 129. Ini menunjukkan bahwa harga saat ini sudah berada di atas rata-rata bandar, sehingga risiko premium semakin besar. Dari sisi posisi terhadap All-Time High (ATH), harga saat ini terdiskon -38,4% dari puncak ATH. Meskipun diskon menengah, pola pergerakan 30 hari terakhir menunjukkan win rate hanya 33,3% (lebih sering merah), mengindikasikan bahwa kenaikan tidak mulus dan banyak terjadi koreksi intraday. Fase teknikal saat ini berada di area overbought jangka pendek, dan struktur pasar menunjukkan distribusi. Real trader check memperingatkan bahwa risk vs reward sudah tidak menarik: risk jauh lebih besar jika entry di level ini. Waspadai kemungkinan aksi ambil untung besar-besaran.

Aliran Dana Bandar & Aksi Korporasi

Data bandarmologi menunjukkan akumulasi bandar yang sangat kuat. Net broker 20 hari mencapai Rp 14,61 miliar, dan akumulasi 6 bulan juga sama Rp 14,61 miliar. Rata-rata harga beli bandar dalam 5 hari terakhir adalah Rp 129, sedangkan harga saat ini Rp 143, sehingga terdapat label risk premium di atas bandar. Artinya, investor yang membeli di harga saat ini membayar lebih mahal dari harga akumulasi rata-rata bandar. Baik asing maupun broker lokal sama-sama menunjukkan arah akumulasi. Sentimen berita terkini menyebutkan adanya perbincangan kuat mengenai pembagian dividen, yang bisa menjadi katalis positif. Namun, jadwal aksi korporasi terdekat adalah RUPS pada 18 Juni 2026. RUPS ini akan menjadi momen krusial: apakah dividen benar-benar diumumkan atau tidak. Jika dividen direalisasikan, harga bisa mendapatkan dorongan sementara. Jika tidak, koreksi tajam berpotensi terjadi karena ekspektasi pasar sudah terprice in. Kombinasi akumulasi bandar dan katalis RUPS membuat GRIA menjadi saham yang sangat spekulatif dalam jangka pendek.

Trading Plan & Strategi Kuantitatif AI

Berdasarkan model Random Forest Machine Learning kami, berikut adalah parameter teknis untuk GRIA:

  • Rekomendasi Strategi: AVOID (Fase Distribusi/Turun)
  • Area Entry Ideal: Rp 0 (tidak ada rekomendasi entry)
  • Target Profit (TP): Rp 0 (tidak ada target karena tidak direkomendasikan)
  • Stop Loss (SL) Absolut: Rp 0 (tidak berlaku)

Peringatan Risiko: Fase pasar saat ini adalah DISTRIBUTION yang disertai kondisi IHSG crash bearish kuat. Jika Anda tetap ngotot ingin bertransaksi, disiplin pada money management sangat mutlak. Namun secara kuantitatif, probabilitas kerugian lebih tinggi dibandingkan keuntungan. Hindari membeli di harga premium seperti saat ini. Tunggu koreksi hingga setidaknya mendekati area fair value Rp 122 atau lebih rendah sebelum mempertimbangkan entry. Stop loss harus ketat, misalnya di bawah Rp 130 (breakdown dari rata-rata bandar 5 hari).

Tips Modal Investasi Saham 3 Juta untuk Pemula (Studi Kasus GRIA)

Bagi pemula dengan modal Rp 3 juta, sangat tidak disarankan untuk langsung membeli GRIA di harga saat ini karena risikonya terlalu tinggi. Sebagai gantinya, terapkan strategi dollar cost averaging (DCA) dengan membagi modal menjadi beberapa bagian. Misalnya, alokasikan Rp 1 juta untuk menunggu koreksi ke level Rp 120-125 (mendekati fair value). Jika harga turun ke sana, baru lakukan pembelian pertama. Sisanya digunakan untuk akumulasi jika harga turun lebih dalam. Pastikan selalu memasang stop loss sebesar 7-10% dari harga beli untuk membatasi kerugian. Dengan modal kecil, jangan pernah over-leverage atau membeli di harga puncak. Fokus pada manajemen risiko, bukan mengejar keuntungan cepat. Pelajari juga analisis fundamental dan teknikal secara bertahap agar keputusan lebih rasional.

Rekomendasi Analisa Sektor Sejenis

Guna melengkapi portofolio Anda, tim riset kami juga telah menyiapkan analisa mendalam untuk saham di sektor Real Estate lainnya. Anda wajib membandingkan pergerakan GRIA dengan emiten berikut:

  • Analisa Terkini Saham: DCII
  • Analisa Terkini Saham: DFAM
  • Analisa Terkini Saham: FMII

Kesimpulan Akhir

Secara keseluruhan, saham GRIA menunjukkan potensi kenaikan jangka pendek yang didorong oleh akumulasi bandar dan sentimen dividen, namun kondisi makro yang crash serta fase distribusi menjadi alarm risiko tinggi. Harga sudah premium 14,9% terhadap fair value dan melesat 43% dalam sebulan, membuat entry risk-reward sangat tidak menguntungkan. Investor disarankan untuk menghindari pembelian baru pada level ini dan lebih baik menunggu koreksi ke area wajar. Jika sudah holding, pertimbangkan untuk take profit parsial menjelang RUPS. Keputusan investasi tetap di tangan Anda, namun patuhi prinsip disiplin dan manajemen risiko. Pasar sedang tidak bersahabat, jadi berhati-hatilah.

Analisis kuantitatif ini disusun menggunakan mesin kecerdasan buatan (SuperBot AI) Aitrade dan telah melalui proses filtrasi data pasar secara real-time. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Keputusan investasi sepenuhnya tetap berada di tangan Anda.

πŸš€ Tingkatkan Win Rate Trading Anda Bersama AI!

Artikel ini adalah sebagian kecil dari kemampuan SuperBot AITrade. Dapatkan akses penuh ke Screener Bandar, Sinyal Real-Time, πŸ—‘οΈ Radar Day Trade, βš“ Bottom Fisher AI,πŸ’° Radar Dividen Hunter,πŸš‘ Klinik Sangkut & Rescue, πŸŒ‹ Radar Komoditas AI, πŸ’Ž Deep Value Hunter,πŸ•΅οΈ Smart Money Accumulation,🎯 Top AI Win Probability,πŸš€ Pemburu ARA dan Prediksi Machine Learning untuk seluruh saham di IHSG secara langsung.

Disclaimer AITRADE.ID: Analisa saham GRIA ini bersifat edukasi dan screening, bukan ajakan membeli atau menjual saham. Selalu validasi ulang melalui aplikasi sekuritas, bid-offer, order book, volume, likuiditas, kondisi IHSG, dan profil risiko pribadi.

Catatan Edukasi

Artikel ini disediakan untuk tujuan edukasi dan informasi. Jika artikel membahas saham atau market, keputusan transaksi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan manajemen risiko.