LIVE IDX
AADI Rp 8.000 -3.90% BEARISH 🔻 AALI Rp 6.650 +1.14% BULLISH 🚀 ABBA Rp 37 +8.82% BULLISH 🚀 ABDA Rp 3.120 -10.86% BEARISH 🔻 ABMM Rp 2.320 -4.53% BEARISH 🔻 ACES Rp 348 +0.58% BULLISH 🚀 ACRO Rp 60 -7.69% BEARISH 🔻 ACST Rp 79 -5.95% BEARISH 🔻 ADCP Rp 50 0.00% FLAT ➖ ADES Rp 21.950 +4.03% BULLISH 🚀 ADHI Rp 156 -12.85% BEARISH 🔻 ADMF Rp 8.225 -2.37% BEARISH 🔻 ADMG Rp 212 +6.53% BULLISH 🚀 ADMR Rp 1.305 -13.58% BEARISH 🔻 ADRO Rp 2.180 -5.22% BEARISH 🔻 AEGS Rp 42 -10.64% BEARISH 🔻 AGAR Rp 212 -2.75% BEARISH 🔻 AGII Rp 2.800 +3.70% BULLISH 🚀 AGRO Rp 154 -6.10% BEARISH 🔻 AGRS Rp 63 -1.56% BEARISH 🔻 AHAP Rp 79 -9.20% BEARISH 🔻 AIMS Rp 376 -7.39% BEARISH 🔻 AISA Rp 100 -6.54% BEARISH 🔻 AKKU Rp 38 0.00% FLAT ➖ AKPI Rp 498 -4.23% BEARISH 🔻 AKRA Rp 1.205 -6.59% BEARISH 🔻 AKSI Rp 222 -7.50% BEARISH 🔻 ALDO Rp 680 -0.73% BEARISH 🔻 ALII Rp 815 -2.98% BEARISH 🔻 ALKA Rp 610 +26.56% BULLISH 🚀 ALMI Rp 74 0.00% FLAT ➖ ALTO Rp 18 0.00% FLAT ➖ AMAG Rp 386 -2.03% BEARISH 🔻 AMAN Rp 246 -3.91% BEARISH 🔻 AMAR Rp 192 -2.04% BEARISH 🔻 AADI Rp 8.000 -3.90% BEARISH 🔻 AALI Rp 6.650 +1.14% BULLISH 🚀 ABBA Rp 37 +8.82% BULLISH 🚀 ABDA Rp 3.120 -10.86% BEARISH 🔻 ABMM Rp 2.320 -4.53% BEARISH 🔻 ACES Rp 348 +0.58% BULLISH 🚀 ACRO Rp 60 -7.69% BEARISH 🔻 ACST Rp 79 -5.95% BEARISH 🔻 ADCP Rp 50 0.00% FLAT ➖ ADES Rp 21.950 +4.03% BULLISH 🚀 ADHI Rp 156 -12.85% BEARISH 🔻 ADMF Rp 8.225 -2.37% BEARISH 🔻 ADMG Rp 212 +6.53% BULLISH 🚀 ADMR Rp 1.305 -13.58% BEARISH 🔻 ADRO Rp 2.180 -5.22% BEARISH 🔻 AEGS Rp 42 -10.64% BEARISH 🔻 AGAR Rp 212 -2.75% BEARISH 🔻 AGII Rp 2.800 +3.70% BULLISH 🚀 AGRO Rp 154 -6.10% BEARISH 🔻 AGRS Rp 63 -1.56% BEARISH 🔻 AHAP Rp 79 -9.20% BEARISH 🔻 AIMS Rp 376 -7.39% BEARISH 🔻 AISA Rp 100 -6.54% BEARISH 🔻 AKKU Rp 38 0.00% FLAT ➖ AKPI Rp 498 -4.23% BEARISH 🔻 AKRA Rp 1.205 -6.59% BEARISH 🔻 AKSI Rp 222 -7.50% BEARISH 🔻 ALDO Rp 680 -0.73% BEARISH 🔻 ALII Rp 815 -2.98% BEARISH 🔻 ALKA Rp 610 +26.56% BULLISH 🚀 ALMI Rp 74 0.00% FLAT ➖ ALTO Rp 18 0.00% FLAT ➖ AMAG Rp 386 -2.03% BEARISH 🔻 AMAN Rp 246 -3.91% BEARISH 🔻 AMAR Rp 192 -2.04% BEARISH 🔻
Prediksi Saham

Analisa Saham PADI Terbaru: Fundamental, Teknikal & Prediksi Aitrade.id (14 May 2026)

14 Mei 2026 Oleh aitraderedaksi 06:56 WIB

Ringkasan Eksekutif & Prediksi AI PADI

Berdasarkan analisis kuantitatif dari SuperBot Machine Learning Aitrade.id, saham PADI saat ini berada dalam fase pasar ABSORPTION dengan probabilitas kemenangan (AI Win Probability) sebesar 55,0%. Angka ini menunjukkan bahwa secara statistik, terdapat kecenderungan tipis pergerakan harga yang menguntungkan dalam jangka pendek, namun belum menunjukkan sinyal dominan. Fase absorpsi mengindikasikan bahwa harga sedang berkonsolidasi setelah periode pergerakan tertentu, di mana terjadi pertemuan antara tekanan jual dan akumulasi beli yang relatif seimbang.

Kesimpulan singkat dari analisis komprehensif ini adalah bahwa PADI menawarkan potensi swing trade dengan reward yang moderat, didukung oleh fundamental perusahaan yang sehat. Namun, investor harus mewaspadai valuasi yang tergolong premium dan tekanan makroekonomi dari IHSG yang sedang dalam fase crash. Rekomendasi strategi AI murni berdasarkan setup machine learning memberikan panduan entry dan exit yang jelas, menjadikan saham ini lebih cocok untuk trader disiplin yang siap mengelola risiko ketimbang investor jangka panjang yang mencari value.

AITrade Stock Info

PADI

Hasil scan mendeteksi PADI berada dalam fase BEARISH 🔻 (-8.24%) berdasarkan sumber yahoo_finance.

Ticker PADI
Harga Rp 78
Perubahan -8.24%
Trend BEARISH 🔻
Validasi Valid
Update 04 Jun 2026 | 07:25:30 WIB
Sumber yahoo_finance

Profil Singkat: Saham PADI Bergerak di Bidang Apa?

Saham PADI merupakan emiten yang bergerak di industri None. Data spesifik mengenai profil bisnis utama perusahaan ini tidak tersedia dalam analisis ini. Meskipun demikian, berdasarkan data yang dihimpun, tidak terdapat informasi mengenai pemegang saham pengendali atau mayoritas yang tercatat secara signifikan. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai lini bisnis dan operasional perusahaan, investor disarankan untuk merujuk langsung pada laporan keuangan resmi atau prospektus perusahaan yang diterbitkan oleh otoritas bursa.

Harga Wajar Saham PADI Berdasarkan Valuasi

Berdasarkan metrik valuasi yang digunakan dalam model kuantitatif kami, Harga Wajar Saham PADI adalah Rp 41. Dengan harga penutupan saat ini di level Rp 115, saham ini diperdagangkan pada level premium yang sangat signifikan, yaitu sebesar 64,4% di atas harga wajarnya. Kondisi ini diperkuat oleh indikator PBV Band yang menunjukkan posisi saham berada di zona mahal (lebih dari +1 Standar Deviasi).

Valuasi yang mahal ini menjadi sinyal peringatan utama. Meskipun fundamental perusahaan tergolong sehat dengan rasio utang (DER) 1,27x dan profitabilitas (NPM) positif di 13,58%, harga pasar saat ini telah mendiskon ekspektasi pertumbuhan yang sangat tinggi. Investor harus sangat berhati-hati karena jarak yang lebar antara harga pasar dan harga wajar menunjukkan potensi koreksi yang besar jika ekspektasi pasar tidak terpenuhi. Tidak ada data mengenai hutang obligasi khusus yang menekan kas perusahaan dalam analisis ini.

Prospek Saham PADI 2026: Apakah Bagus?

Menjawab pertanyaan “apakah bagus”, prospek saham PADI di tahun 2026 harus dilihat dari dua sisi yang berlawanan. Dari sisi positif, AI Win Probability di 55,0% dan rekomendasi strategi yang jelas (PURE ML SETUP) memberikan sinyal bahwa secara teknikal, saham ini memiliki potensi pergerakan naik menuju target Rp 137. Fundamental perusahaan yang sehat juga menjadi bantalan yang baik jika terjadi tekanan pasar yang tidak terduga.

Namun, dari sisi negatif, prospek jangka panjang PADI dihadapkan pada tantangan berat. Valuasi yang sangat premium membuat ruang apresiasi harga menjadi terbatas dan berisiko tinggi. Ditambah lagi, sentimen makroekonomi yang buruk, di mana IHSG sedang dalam fase crash dan pergerakan kurs USD/IDR menjadi beban bagi pasar, memberikan tekanan tambahan. Data laba rugi yang stagnan juga menunjukkan tidak adanya katalis fundamental baru yang signifikan. Oleh karena itu, prospek PADI lebih bersifat jangka pendek (swing trade) dengan manajemen risiko ketat, bukan sebagai investasi jangka panjang yang “bagus” untuk ditahan.

Analisis Teknikal PADI Mei 2026 & Posisi ATH

Pada bulan Mei 2026, harga saham PADI menunjukkan pergerakan yang terkoreksi. Data Real Trader Check mencatat bahwa saham ini telah turun sebesar -13,5% dalam sebulan terakhir, bergerak dari level Rp 133 ke posisi penutupan saat ini di Rp 115. Penurunan ini masih dianggap wajar dalam konteks pergerakan pasar secara umum. Volume perdagangan terpantau netral atau sepi, dengan rata-rata volume 20 hari berada di sekitar level Rp 117, mengindikasikan tidak adanya lonjakan transaksi yang signifikan.

Salah satu poin krusial dalam analisis ini adalah posisi harga dari All-Time High (ATH). Harga PADI saat ini terdiskon sebesar -48,7% dari puncak ATH-nya. Diskon menengah ini memberikan gambaran bahwa saham telah mengalami koreksi yang cukup dalam dari level tertinggi sepanjang masa. Namun, diskon ini belum tentu menjadi jaminan bahwa harga sudah berada di titik terendah, terutama jika dilihat dari valuasi yang masih premium. Level support terdekat berdasarkan area entry AI adalah Rp 101, sementara resistance atau target terdekat berada di Rp 137.

Aliran Dana Bandar (BrokSum & Foreign Flow)

Data bandarmologi yang dihasilkan oleh sistem menunjukkan status yang tidak meyakinkan (inconclusive). Belum terdeteksi adanya dominasi akumulasi atau distribusi yang mencolok dari pemain besar (smart money). Ini berarti tidak ada sinyal jelas mengenai arah pergerakan harga yang didorong oleh kekuatan institusional atau bandar tertentu. Pergerakan harga saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh ritel dan sentimen pasar secara umum.

Selain itu, sistem mendeteksi adanya 5 berita terbaru yang terkait dengan emiten ini. Meskipun konten spesifik berita tidak dianalisis secara mendalam dalam model ini, keberadaan berita yang cukup banyak menunjukkan bahwa saham ini sedang menjadi perhatian publik. Namun, tanpa adanya konfirmasi dari aliran dana besar, berita-berita tersebut belum tentu menjadi katalis yang kuat untuk pergerakan harga yang signifikan. Investor disarankan untuk mencari konfirmasi lebih lanjut dari data transaksi harian.

Trading Plan & Strategi Kuantitatif AI

Berdasarkan model Random Forest Machine Learning kami, berikut adalah parameter teknis untuk PADI:

  • Rekomendasi Strategi: PURE ML SETUP
  • Area Entry Ideal: Rp 101
  • Target Profit (TP): Rp 137
  • Stop Loss (SL) Absolut: Rp 83

Peringatan Risiko: Fase pasar saat ini adalah ABSORPTION. Disiplin pada SL dan position sizing mutlak diperlukan. Entry di area Rp 101 memberikan risk-reward ratio yang cukup baik, dengan potensi upside menuju Rp 137 (keuntungan sekitar 35%) dan risiko turun ke Rp 83 (kerugian sekitar 18%). Namun, probabilitas keberhasilan hanya 55,0%, sehingga risiko gagal tetap signifikan. Pastikan untuk tidak menggunakan seluruh modal dalam satu posisi.

Tips Modal Investasi Saham 3 Juta untuk Pemula (Studi Kasus PADI)

Bagi pemula dengan modal Rp 3 juta, menerapkan strategi pada saham seperti PADI memerlukan disiplin yang tinggi. Dengan harga Rp 115 per lembar, Anda dapat membeli maksimal 26 lot (setara 2.600 lembar saham) dengan total investasi sekitar Rp 299.000 per lot. Namun, daripada membeli di harga saat ini yang premium, strategi yang lebih bijak adalah dengan menerapkan dollar cost averaging (DCA) atau mencicil pembelian.

Gunakan area entry AI di Rp 101 sebagai target akumulasi pertama. Misalnya, Anda bisa membeli 10 lot di harga Rp 115, lalu menyisakan dana untuk membeli 10 lot lagi jika harga turun ke area Rp 101. Jika harga terus turun dan menyentuh stop loss di Rp 83, Anda harus rela mengakui kerugian (cut loss) untuk melindungi sisa modal. Dengan modal Rp 3 juta, pastikan total kerugian maksimal yang Anda siapkan tidak melebihi 10-15% dari total modal, atau sekitar Rp 300.000 – Rp 450.000. Ini akan membantu Anda bertahan lebih lama di pasar.

Rekomendasi Analisa Sektor Sejenis

Guna melengkapi portofolio Anda, tim riset kami juga telah menyiapkan analisa mendalam untuk saham di sektor None lainnya. Anda wajib membandingkan pergerakan PADI dengan emiten berikut:

  • Analisa Terkini Saham: BABY
  • Analisa Terkini Saham: LAND

Kesimpulan Akhir

Saham PADI saat ini berada di persimpangan antara fundamental yang sehat dan valuasi yang sangat premium. Probabilitas kemenangan AI sebesar 55,0% menawarkan peluang, namun tidak cukup kuat untuk dijadikan sebagai sinyal beli agresif. Fase absorpsi pasar dan tekanan makroekonomi dari IHSG yang crash menambah lapisan risiko yang signifikan.

Keputusan investasi harus didasarkan pada profil risiko masing-masing. Bagi trader jangka pendek yang disiplin, setup PURE ML dengan entry di Rp 101, target di Rp 137, dan stop loss di Rp 83 dapat dipertimbangkan. Namun, bagi investor jangka panjang yang mencari nilai (value investing), saham ini belum menarik karena harga yang terlalu mahal dari harga wajarnya. Rekomendasi kami adalah untuk bersikap wait and see, atau jika ingin masuk, lakukan dengan posisi yang sangat kecil dan patuhi batasan risiko yang telah ditetapkan.

Analisis kuantitatif ini disusun menggunakan mesin kecerdasan buatan (SuperBot AI) Aitrade dan telah melalui proses filtrasi data pasar secara real-time. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Keputusan investasi sepenuhnya tetap berada di tangan Anda.

🚀 Tingkatkan Win Rate Trading Anda Bersama AI!

Artikel ini adalah sebagian kecil dari kemampuan SuperBot AITrade. Dapatkan akses penuh ke Screener Bandar, Sinyal Real-Time, 🗡️ Radar Day Trade, ⚓ Bottom Fisher AI,💰 Radar Dividen Hunter,🚑 Klinik Sangkut & Rescue, 🌋 Radar Komoditas AI, 💎 Deep Value Hunter,🕵️ Smart Money Accumulation,🎯 Top AI Win Probability,🚀 Pemburu ARA dan Prediksi Machine Learning untuk seluruh saham di IHSG secara langsung.

Catatan Edukasi

Artikel ini disediakan untuk tujuan edukasi dan informasi. Jika artikel membahas saham atau market, keputusan transaksi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan manajemen risiko.